VALAS

KURS

JUAL

BELI

USD9125.008875.00
SGD7214.907199.90
AUD9770.109467.10
JPY120.46115.93
3-Feb-2012 / 11:44 WIB

 
The Reds di Ambang Maut PDF Print
Monday, 02 November 2009
LIVERPOOL(SI)– KrisisdiLiverpool berubah dari buruk menjadi parah. Klub Merseyside itu terancam kehilangan 12 pemain untuk matchday keempat Liga Champions melawan Olympique Lyon di Grup C besok.


Daily Express melaporkan, mereka yang berpotensi absen di Stade Gerland nanti mencakup Steven Gerrard, Fernando Torres, Daniel Agger, Martin Skrtel, Glen Johnson, Albert Riera, Alberto Aquilani, Fabio Aurelio,David Ngog,Nabil El Zhar,Diego Cavalieri, dan Martin Kelly. Nama-nama tersebut tengah cedera dan tidak dalam kondisi terbaik. Kalaupun mau, pelatih Rafael Benitez mesti menunggu hingga detik-detik akhir menjelang pertandingan. Sementara Philipp Degen dipastikan menghilang karena tidak didaftarkan di Liga Champions.

Kabar buruk ini jelas mempersulit posisi The Reds–julukan Liverpool. Sebab, mereka butuh kemenangan demi membuka peluang masuk fase knockout Liga Champions. Dalam tiga partai sebelumnya, Jamie Carragher dkk baru mengoleksi tiga angka,tertinggal tiga poin di bawah Fiorentina dan enam poin di belakang Lyon yang menguasai dua posisi teratas Grup E. “Terlalu banyak pemain bertumbangan. Kami mustahil memetik hasil bagus tanpa kehadiran Gerrard, Torres, Johnson, Riera, dan pemain lainnya,”kata Rafa–sapaan Benitez–seperti dilansir Guardian. Rafa memang pantas mengutuk keadaan.

Maklum, jabatannya tengah dipertaruhkan. Daily Mail menyatakan arsitek berkebangsaan Spanyol itu memiliki tiga pertandingan untuk menghindari pemecatan, sedangkan kritik pedas terus berdatangan. Yang paling pedas dilontarkan mantan punggawa The Reds Ronnie Whelan. Dalam wawancara di RTE Television,sosok yang kini berusia 48 tahun tersebut menuding Rafa sengaja melepas kesempatan menjuarai Liga Primer dan fokus ke Liga Champions.Sebab,prestasi di Benua Biru akan memudahkannya mencari pekerjaan di Eropa daratan.

“Jelas dia sudah tidak bersemangat lagi berjuang di Liga Primer. Saya tidak mengerti apa pertimbangannya. Tapi, klub seperti Liverpool semestinya mengincar seluruh gelar yang tersedia. Saya kira hanya tinggal menunggu waktu sebelum dia diberhentikan,”tandas Whelan. (harley ikhsan)