|
||||||||||||||||||
| SUARA MAHASISWA, Harapan Kita di Pundak Mereka |
|
|
| Saturday, 24 October 2009 | |
|
TIDAK terasa pemerintahan baru Presiden SBY dengan Wakil Presiden
Boediono telah dimulai. Pelantikan yang dihadiri para anggota MPR serta
pemimpin negara sahabat diwarnai dengan sedikit “hiburan” dari Ketua
MPR kita Taufik Kiemas.
Terlepas dari itu semua,pemerintahan baru ini memangku kepercayaan yang begitu besar dari sebagian besar masyarakat Indonesia. Dengan perolehan suara yang mencapai 60%, maka ada sekitar 60% rakyat Indonesia yang percaya dengan kemampuan pasangan ini. Perangkat pemerintahan telah mulai disusun oleh pasangan ini. Semenjak hari Sabtu, 17 Oktober 2009 hingga satu hari sebelum pelantikan,SBY dan Boediono masih memanggil orang-orang yang dikira mampu untuk bersama-sama bekerja memperbaiki kondisi negeri ini. Terlepas dari kritik yang disampaikan oleh banyak pihak, kita harus memaklumi pilihan yang diambil Presiden. Siapa yang bakal mengisi pos menteri merupakan hak prerogatif Presiden yang tidak bisa kita tolak.Karena sebuah pemerintahan yang baik tentu harus diawali dengan kepercayaan dari segala pihak.Tanpa adanya kepercayaan tersebut akan menjadi sebuah tugas yang begitu berat bagi pemerintah untuk bisa menjalankan tugas mereka. Ada banyak asa dan harapan di balik pengumuman para menteri bari. Banyak pihak,bahkan hampir seluruh rakyat,berharap terjadi perubahan di tangan para menteri yang baru ini. Kehidupan yang lebih baik dan kesejahteraan yang semakin meningkat, itulah poin pokok yang begitu didambakan rakyat terhadap pemerintahan yang baru ini, khususnya kepada para menteri. Kebijakan-kebijakan hebat dan brilian para menteri sedang ditunggutunggu rakyat dan juga pasar. Rakyat tidak mempersoalkan masalah pembagian kekuasaan dan bagi-bagi kue yang mereka sendiri tidak terlalu memusingkannya.Mereka hanya menginginkan para menteri ini benarbenar ingin melayani negara dan rakyat.Tidak ada lagi para pejabat korup dan mendahulukan kepentingan partai. Mereka di sana dipilih bukan untuk mengayomi partai dan sebagai wakil partai.Namun mereka berdiri di sana sebagai putra-putri terbaik bangsa. Reaksi pasar juga penting kita perhatikan menyangkut para menteri yang akan menjabat nantinya. Respons pasar yang positif tentu akan menghasilkan perekonomian yang bagus dan peningkatan nilai investasi.Jangan sampai begitu ada pengumuman menteri,pasar malah bereaksi negatif dan membuat perekonomian menjadi lesu. Oleh karenanya dibutuhkan semangat dan keyakinan yang begitu besar dari para menteri untuk membuktikan bahwa mereka memang pantas untuk memangku amanah yang begitu berat ini. Sebagai wakil rakyat yang mengharapkan sebuah perbaikan kehidupan, kami hanya mengamanahkan secercah asa dan harapan di pundak para menteri. Harapan ini mungkin terkesan kecil dan tidak begitu penting, namun ini menyangkut keinginan 220 juta rakyat Indonesia yang menginginkan negara ini menjadi contoh bagi negara yang lain. Harapan agar kehidupan di Indonesia menjadi lebih baik dan sebuah keyakinan bahwa dengan pemerintahan yang baru disertai dengan semangat baru,Indonesia akan menemukan keperkasaannya.(*) Jahen Fachrul Rezki Mahasiswa Ilmu Ekonomi dan Peneliti di BO Economica FEUI |