|
||||||||||||||||||
| Palin Bidik Presiden 2012? |
|
|
| Sunday, 05 July 2009 | |
![]() MUNDUR, Mantan kandidat wakil presiden dari Republikan Gubernur Alaska Sarah Palin saat berkampanye di Hershey, Pennsylvania, 28 Oktober 2008 silam. Palin mengumumkan mundur sebagai Gubernur Alaska bulan ini dan tidak akan mencalonkan diri lagi. Gubernur Alaska Sarah Palin membuat pengumuman mengejutkan pada Jumat (3/7) dengan mundur dari jabatannya di akhir bulan.Apakah Palin ingin fokus maju untuk Pemilu Presiden Amerika Serikat (AS) pada 2012? Langkah mengejutkan itu terjadi saat mantan kandidat wakil presiden AS dari Partai Republik itu menggelar konferensi pers pada Jumat (3/7) pagi di rumahnya di kota pinggiran Wasilla, Alaska. Karena pengumuman mengenai konferensi pers yang sangat mendadak pula, maka tidak terlalu banyak wartawan yang hadir dalam acara tersebut. Apalagi, pengumuman itu dibuat saat banyak pekerja media sedang libur akhir pekan. Beberapa aparat keamanan Pemerintah AS segera dikerahkan untuk menghentikan membanjirnya para jurnalis yang datang terlambat karena konferensi pers sudah berakhir. Aparat keamanan terpaksa membentuk blokade di luar kediaman Palin dan juru bicaranya, Dave Murrow, akhirnya mengonfirmasi bahwa Palin akan mundur pada Minggu (26/7). Murrow menolak memberikan keterangan rinci mengenai rencana Palin di masa depan. “Saat saya memutuskan untuk tidak maju lagi dalam pemilu,saya merasa mendapatkan status Bebek Dungu, khususnya dalam kondisi tertentu yang seharusnya dilakukan dalam politik, sesuatu yang saya tentang dan akan selalu saya tolak,” demikian pernyataan Palin yang dirilis kantornya. The New York Times mengatakan, pengunduran diri itu muncul setelah artikel di Vanity Fair menyebutkan Palin menyebabkan fokus baru kritik atas dirinya sebagai kandidat wakil presiden bersama Senator Republikan John McCain dari Arizona dan menyulut babak baru perbincangan antar penasihat McCain tentang kompetensinya. Tentu saja langkah pengunduran diri tiba-tiba politisi mantan putri kecantikan Alaska itu mengundang banyak spekulasi dari pengamat. “Waktu dan kondisi yang mengherankan mengenai pengumuman Palin itu membuat orang berasumsi ada lebih banyak alasan mengapa Gubernur Alaska itu mengundurkan diri,” kata produser CBSNews.com Scott Conroy yang meliput kampanye kandidat wakil presiden Palin tahun lalu. Bagi Conroy, pengunduran diri Palin itu akan semakin membuat banyak politisi dan pendukung Partai Republik menjadi frustrasi. Apalagi langkah itu dilakukan oleh Palin yang telah menjadi selebriti nasional dan gubernur yang populer di AS. “Banyak mantan aliansi politik Palin di Alaska terkejut dan mengkritik langkah mantan kandidat presiden itu saat menggelar konferensi pers yang terkesan emosional di rumahnya di Wasilla,”papar Conroy. Pengumuman Palin itu menyulut banyak komentar, baik dari kolega maupun para mantan pen a s i h a t n y a . Mantan anggota tim kampanye John McCain langsung sibuk berkomentar melalui internet maupun telepon terkait pengunduran itu. Senator Alaska Lisa Murkowski mengeluarkan pernyataan mengenai keputusan tersebut. “Saya sangat kecewa bahwa gubernur memutuskan meninggalkan jabatannya dan konstituennya sebelum masa jabatannya berakhir,”ungkapnya. Masa jabatan Palin seharusnya berakhir pada 2010. Dia pertama kali terpilih sebagai Gubernur Alaska pada 2006 karena menggunakan popularitasnya yang sedang memuncak kala itu. Popularitas Palin kemudian berkurang pascakekalahannya dalam Pemilu Presiden AS mendampingi John McCain. Kendati demikian,popularitasnya di Alaska tetap tinggi. Karena itulah banyak pihak menyayangkan langkah dramatis yang kini dilakukannya. Para pengamat pun melontarkan berbagai kemungkinan alasan mengapa Palin harus mundur saat ini.Paling tidak, ada enam alasan utama yang melatarbelakangi pengunduran diri tersebut. Pertama, dia ingin membebaskan diri dari kegiatan sehari-hari sebagai gubernur sehingga dapat menghabiskan semua waktunya untuk fokus diarahkan ke posisi yang lebih tinggi,misalnya sebagai kandidat presiden pada 2012. Fokus ini harus dilakukan karena Palin akan menghadapi sejumlah lawan potensial dalam pemilihan pendahuluan kandidat presiden dari Partai Republik, seperti mantan Gubernur Massachusetts Mitt Romney dan mantan Ketua DPR (House of Representative) AS Newt Gingrich. Lawan utama lainnya ialah Gubernur Minnesota Tim Pawlenty. Kendati demikian, banyak pihak khawatir pengunduran diri Palin saat ini justru merusak nilai jualnya. Padahal, jika dia berhasil menyelesaikan masa jabatannya dengan sempurna, dia akan dianggap sangat berpengalaman untuk jabatan eksekutif dan tahu cara mengelola pemerintahan negara bagian. Kedua, Palin dapat mengumpulkan uang lebih banyak.Meninggalkan jabatan gubernur saat ini membuatnya dapat menjabat di sektor swasta dan mendapatkan keuntungan uang dari popularitasnya saat dia menjadi pembicara publik, penulis, pembawa acara talk-show. Dengan aktivitas seperti itu, dia tetap memiliki peluang untuk maju ke jenjang nasional sebagai calon presiden AS. Ketiga,Palin dapat menggunakan waktu yang dimiliki untuk maju sebagai Senat AS,menggantikan kursi Senat Lisa Murkowski pada November 2010. Selain itu, Palin dapat menggunakan jabatan Senat sebagai portofolio untuk maju dalam pemilu presiden. Keempat, langkah Palin ini dapat menambahkan julukan baru padanya sebagai seorang “maverick” atauorangyangtidakbiasa.Julukan itu pula yang terus ditekankan Palin dan McCain dalam kampanye presiden 2008. Dengan tindakan pengunduran diri ini,Palin secara tidak langsung telah menunjukkan bahwa dia tidak menghendaki jabatan puncak sebagai gubernur sekaligus dapat melakukan tindakan “mengorbankan” negara bagiannya sendiri. Kelima, dia sudah sangat letih menjadi sorotan media Amerika dan memutuskan ingin beristirahat. Pengumuman mundur yang dibuat pada Jumat, sebelum hari libur akhir pekan, menegaskan bahwa dia mungkin ingin “mengubur” hiruk-pikuk berita. Keenam, Palin mungkin ingin menghindari berbagai masalah politik yang bisa muncul tiba-tiba, baik karena skandal atau ingin lepas dari sorotan media sebelum berbagai berita buruk muncul. “Jika ada bukti bahwa keputusannya mundur sebagai hasil dari berbagai masalah politik atau terlilit skandal,dia telah melakukannya,” tutur Julian Zelizer, profesor sejarah Princeton University. Beberapa pengamat mengamini kemungkinan alasan tersebut. “Pengunduran dirinya di akhir bulan akan membuatnya fokus untuk rencana politik masa depan: maju dalam Pemilu Presiden AS 2012. Dengan mundur,dia tidak akan lagi dibatasi tugas-tugas sebagai gubernur, serangan dari musuh-musuh politik di Alaska,dan tidak peduli dengan tawaran untuk kembali menjadi Gubernur Alaska pada 2010,” kata redaktur politik CBS News Steve Chaggaris. Namun, koresponden CBS News Nancy Cordes justru menganggap langkah Palin sangat berisiko dan bentuk pertaruhan politik yang sangat tidak wajar. “Tapi harus diakui, meninggalkan jabatan di negara bagian ini akan memberinya kebebasan melakukan perjalanan ke wilayah lain. Termasuk juga pengalaman politik yang tidak akan pernah didapatkannya jika terus berada di Alaska,” tuturnya. Sementara menurut The New York Times,pengumuman itu terasa tidak aneh bagi banyak orang Alaska.“ Dia sangat tidak bisa ditebak,” ujar Larry Persily, mantan ajudan Palin di kantornya di Washington. Meskipun pengunduran diri Palin itu tidak terduga,Alaska sudah terbiasa melihat gubernur mereka memberi kejutan dan menjadi sorotan. Palin, yang mendeskripsikan sendiri sikap politiknya, dengan bangga suka menggunakan “eksentrik” di saat kampanye Pemilu 2008. Sekarang, sementara perhatian terhadap dirinya tidak akan segera hilang,perhatian ke arah kantor gubernur hampir akan sirna. Pengganti Palin,Letnan Gubernur Sean Parnell, disebut sudah siap bekerja. Seorang mantan rival politiknya, anggota DPR Don Young pernah menyebut Parnell sebagai Kapten Nol. Di Juneau, ibu kota Alaska, Palin punya beberapa teman Republikan dan Demokrat sejak mencalonkan diri sebagai wakil presiden. Parnell, mantan senator negara bagian dari Anchorage, adalah pendukungnya yang loyal dan low profile. “Dengan berat hati, saya mendengar pengumuman itu. Saya menghargai apa yang telah Anda perbuat untuk negara bagian kita dan pengorbanan Anda. Anda sudah menjadi pemimpin kuat untuk negara bagian kita, Anda menginspirasi negara dan Anda telah menyulut api harapan yang sesungguhnya di seluruh dunia.Saya menghargai keputusan Anda,”ujar Parnell. (syarifudin) |