VALAS

KURS

JUAL

BELI

USD9125.00 8875.00
SGD7185.82 7170.82 
AUD9810.20 9506.20 
JPY118.25 113.83 
10-Feb-2012 / 11:40 WIB

 
Depkes Pastikan Pasien Flu Babi Jadi 20 Orang PDF Print
Saturday, 04 July 2009
ImagePERIKSA PASIEN Petugas kesehatan tengah memeriksa seorang bocah pasien suspect flu babi di ruang isolasi RSUP H Adam Malik Medan kemarin. Sebanyak 12 pasien suspect flu babi dirawat di rumah sakit milik pemerintah tersebut  


JAKARTA (SI) – Departemen Kesehatan (Depkes) mengumumkan tambahan 12 pasien influenza A (H1N1) atau flu babi di Indonesia yang sudah dikonfirmasi positif melalui pemeriksaan laboratorium.

Kini jumlahnya menjadi 20 pasien dari sebelumnya hanya 8 orang. Tambahan 12 orang itu adalah AR (laki-laki, 23), RA (lakilaki, 10 bulan),HR (perempuan, 40), IG (laki-laki, 33), N (perempuan, 34), BE (laki-laki, 50), TD (laki-laki,65),F (laki-laki,14), RW (laki-laki, 23),BA (laki-laki, 22),JO (laki-laki,43),dan NN. ”Ini berdasarkan laporan dari Direktorat Jenderal Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (Ditjen P2PL) dan Badan Litbangkes Depkes, terdapat tambahan kasus baru sebanyak 12 orang,” kata Kepala Pusat Komunikasi Publik Depkes Lily S Sulistyowati di Jakarta kemarin.

Ke-12 orang tersebut dirawat di Rumah Sakit Penyakit Infeksi (RSPI) Sulianti Suroso 6 orang, RS Gatot Subroto (1 orang), RS Internasional Bintaro (1 orang), dan RS Sanglah Denpasar (4 orang). ”Mereka kini membaik,”tuturnya. Lily mengungkapkan, dari 20 kasus positif influenza A di Indonesia, satu orang dinyatakan sembuh dan sudah pulang, yaitu BM (perempuan,22) warga negara Inggris.

Depkes telah menetapkan langkah-langkah mengatasi penyakit yang sudah merebak di lebih dari 100 negara di dunia tersebut dengan meningkatkan kewaspadaan di seluruh jajaran kesehatan. Diketahui, influenza A ditularkan melalui kontak langsung dari manusia ke manusia lewat batuk,bersin,atau bendabenda yang pernah bersentuhan dengan penderita. Saat ini sebagian besar penyakit adalah ringan dan sembuh dengan baik. Lily mengimbau masyarakat untuk senantiasa membiasakan diri mencuci tangan dengan sabun.

Sementara itu,keempat pasien positif flu babi di RSPI sudah diizinkan pulang.Walau begitu, masih ada 14 suspectflu babi yang dirawat di ruang isolasi Mawar. Dirut RSPI Sulianti Saroso, Sardikin Giriputro sudah memastikan kondisi pasien yang dipulangkan itu negatif. Kasus lain,delapan orang awak maskapai penerbangan Lion Air, terpaksa harus menempati ruang isolasi di RS dr Wahidin Sudirohusodo, Tamalanrea, Sulsel, sejak kemarin. Pilot, kopilot, dan lima pramugari diobservasi flu babi.

”Mereka masuk kemarin malam (Kamis, 2/7) untuk check up lanjutan,” kata Direktur Umum dan Operasional RS Wahidin,dr Khalid. Pemeriksaan lanjutan itu terkait adanya dugaan mereka telah melakukan kontak dengan penumpang yang suspect flu babi dalam penerbangan mereka sebelumnya ke Papua. Dalam penerbangan itu,diketahui ada penumpang warga negara Indonesia dari Thailand yang setelah sampai di Papua teridentifikasi suspectflu babi.

”Mereka sudah ada kontak, makanya mereka melakukan pemeriksaan lanjutan di sini,”kata Khalid. Kasus flu babi juga terjadi di Medan,Sumatera Utara.Di sana jumlah warga yang suspect flu A kini bertambah. Setelah sebelumnya lima orang dirawat intensif, kemarin ada tambahan lagi tujuh orang yang berasal dari dua keluarga. Mereka dirawat di RSU Pusat Haji Adam Malik (RSUP HAM) Medan. Kepala Bagian Hukum dan Humas RSU Pusat Haji Adam Malik Medan Atma Wijaya mengatakan, kondisi kesehatan pasien baru ini juga menunjukkan gejala yang menyerupai terinfeksi virus H1N1.

Pasienpasien tersebut merupakan penumpang pesawat yang sama dengan pasien suspect flu babi sebelumnya. Mereka menumpang pesawat AirAsia dengan nomor penerbangan AK 456 dari Kuala Lumpur,Malaysia,dengan tujuan Medan,Rabu (30/6) lalu. (rendra hanggara/isfari hikmat/ai pasinringi/ haris dasril)